Jumat, 04 Februari 2011

sesalku

malam ini,
derai hujan membuat sekitar menjadi dingin
tiba tiba ku ingat dirimu
dirimu yang pernah menempati satu bagian dalam hati

terbias semua yang pernah ku lali denganmu
bagai sembilu menusuk hati,
kini engkau tak lagi ada di sisi
yang tersisa kini hanyalah puing puing penuh emosi

ingin ku kejar engkau
ku raih tangan mu
ku genggam dan tak ingin ku lepas
namun benci, kini lebih gila dari diriku sendiri

aku tersudut di ujung sepi
meninggalkan semua keramaian yang menemani ku kini
berteman dengan sesal yang ingin membunuhku dalam hening
menciptakan suasana ngeri dalam diri

ada apa dengan kita saat ini?
masihkah kita saling benci?
walau dulu rasaku pernah ada untukmu,
tak bisakah kau melupakannya dan kembali menyapaku seperti dulu?

berteman dengan sepi, itu yang ku lakukan kini
meski dalam sepi sering ku ingat dirimu.
seolah wajahmu tergambar di langit langit kamar ku yang kelabu
ku jaga dengan baik rasa ku
agar ia tak lagi merusak persahabatan antara kau dan aku
izinkan aku kembali dalam hidupmu
sebagai adik
tak lebih dari itu

1 komentar:

  1. merdeka...pokokx kita harus merdeka dan sy inginx merdeka * Salah berkomentar*

    BalasHapus

Powered By Blogger